Dirundung tawa mana mampu
Kita jua manusia punya bentuk
Dalam jemari-jemari yang suntuk
Tenggelam ditengah-tengah panorama
Dan Menghilang disaat-saat gembira
Pohon itu layu
Diterpa angin tak menentu
Tak menjadikannya lagi utuh
Kesana-kemari iya berteriak ampuh
Namun satupun tak ingin yang mau membantu
Didalam kelabu
Segalanya menjadi amuk
Iya berseruh untuk bertaruh
Belasan rasa kasihan yang bertamu
Tapi dijadikannya keliru.
Puisi oleh MA, Makassar 24 okt 2023
Tinggalkan komentar